Guyangan, Gang Dolly Versi Nganjuk


Pernahkah kalian berkujung ke Surabaya? Sekedar jalan-jalan ke mall, mengunjungi tempat-tempat wisata atau mungkin bersilaturahmi kerumah saudara? Bagi sebagian besar penduduk Surabaya pasti sudah tidak asing lagi dengan gang Dolly. Ya, gang dolly adalah tempat lokalisasi dimana banyak perempuan nakal yang menjajakan tubuhnya. Biasanya praktek seperti ini bisa terjadi dengan bantuan seorang mucikari. Tapi kali ini, saya bukan  membahas masalah gang dolly karena yang akan saya bahas adalah daerah lokalisasi di daerah tempat tinggal saya, Guyangan.
Guyangan adalah salah satu desa kecil yang terletak di kecamatan Bagor, Nganjuk, Jawa Timur. Seperti halnya gang dolly, Guyangan merupakan tempat lokalisasi namun versi Nganjuk. Meski tidak sebesar gang dolly yang namanya sudah mendunia, Guyangan kini berkembang menjadi lokalisasi yang cukup besar. Letak daerah yang strategis juga memudahkan akses pendatang untuk mengunjungi tempat terlarang ini. Lokalisasi Guyangan terletak di jalan raya Surabaya-madiun, bahkan di google maps pun juga di tunjukkan akses untuk menuju ke tempat ini.
Keberadaan tempat ini sebenarnya sudah cukup lama, lebih dari 20tahun. Banyak cara sudah di coba oleh pemerintah untuk menggusur tempat lokalisasi ini, namun alhasil hingga saya mem-posting tulisan ini Guyangan masih lancar-lancar saja menjalankan aksinya. Memang tidak bisa di salahkan, karena kebanyakan yang berada di Guyangan adalah pendatang. Entah mereka PSK (Pekerja Seks Komersil), Mucikari, tukang kelontong, tukang tambal ban (karena banyak sekali tukang tambal ban disini) atau bahkan mereka penikmat nafsu duniawi. Guyangan sendiri juga berdampingan langsung dengan terminal truk. Truk-truk besar pengangkut bahan makanan, sayur, buah dll dilewatkan jalur ini sebelum kemudian di timbang di jembatan timbang. 
Pemerintah kota Nganjuk sebenarnya sudah melakukan banyak upaya untuk mengentaskan para PSK yang bekerja di tempat ini. Sebagai contoh, beberapa waktu yang lalu pemerintah mengadakan semacam kursus memasak dan membuat kue. Di dalam kursus tersebut juga di jelaskan bagaimana cara berdagang dengan harapan para PSK tersebut dapat terlepas dari lingkaran setan yang menjerumuskan. Para peserta yang ikut kursus pun juga mendapat modal Cuma-Cuma serta peralatan memasak yang lengkap dari pemerintah. Namun sangat disayangkan, usaha pemerintah tidak membuahkan hasil karena modal yang di berikan tidak di gunakan sebagaimana mestinya.
Kebetulan saya adalah penduduk asli desa Guyangan, meskipun saya tidak lahir di tempat ini namun sejak kepindahan orang tua saya kelas 1 SD hingga sekarang saya sudah merasa bahwa ini adalah tanah kelahiran saya. Tinggal di tempat yang bisa dibilang ‘Rawan’ ini sebenarnya juga mengkhawatirkan. Kondisi lingkungan yang tidak mendukung untuk perkembangan seorang anak berusia dini dapat mempengaruhi kondisi psikologis dan kepribadiannya. Misal, setiap hari menyaksikan orang berkaraoke, meminum-minuman keras, berkata kotor  dan wanita-wanita malam berpakaian minim maka tidak menutup kemungkinan bahwa kegiatan karaoke, minum-minuman keras, berkata kotor dan berpakaian minim bukanlah menjadi hal yang tabu lagi. Anak kecil cenderung mencontoh apa yang dilihat, didengar dan dirasakan dari lingkungan sekitarnya. Beruntung, saya memiliki Orangtua yang luarbiasa hebat. Saya katakan luarbiasa karena saya dan  kedua adik saya masih berada di jalan yang lurus dan tidak sekalipun tersentuh oleh barang haram semacam itu. Saya sangat bangga pada mereka dapat sedemikian rupa menjaga ketiga buah hatinya dari ancaman lingkungan yang berbahaya bagi tumbuh kembang kami. Puji syukur Tuhan.
Kembali pada topik awal yang kita bicarakan. Jika kalian berkunjung ke tempat ini, pemandangan pertama yang kita  lihat adalah banyaknya tukang kelontong yang berjajar menawarkan barang dagangannya. Guyangan terletak di sepetak lahan persegi dengan luas sekitar 1hektar yang di penuhi oleh wisma-wisma dan gang-gang sempit. Gang tersebut saling berhubungan satu sama lain, meliuk-liuk seperti ular. Setiap jengkalnya dipenuhi oleh kamar dengan lampu remang-remang, penjual minuman keras, cafĂ© tempat para  lelaki hidung belang berkumpul dan para wanita malam yang berkeliaran memamerkan tubuh mereka yang di ekspos secara bebas. Ditempat ini, menjadi rahasia umum bahwa moral dan agama bukanlah hal yang penting bagi hidup mereka.
Pada dasarnya, setiap manusia pasti pernah merasakan indahnya berada di dekat Tuhan. Pada Islam mungkin dikenal dengan sholat, mengaji, puasa dll. Nah, jika melihat dari cuplikan di atas tentang bobroknya system kehidupan manusia, bisa di tarik kesimpulan bahwa mereka mungkin telah jauh dari Tuhannya. Karena, meski bagaimana pun kelakuan seseorang jika dia masih mengingat Tuhannya tidak akan mungkin melakukan perbuatan yang melanggar norma kehidupan seperti diatas. Saya yakin tidak ada satu agamapun di dunia ini yang menyuruh kita untuk menjadi manusia yang rusak. Kita harus membentengi diri kita sendiri dengan iman (keyakinan pada Tuhan) sebelum akhirnya menularkannya kepada lingkungan sekitar kita. Tetap jadi manusia positif. Semoga bermanfaat! 



Komentar

Adibriza mengatakan…
sudah mau tutup kok :)
Kandi’s Journal mengatakan…
belum kakk. :3 pada nyogok pihak berwajib kok tiap tahun.
Hepi Lider mengatakan…
Thank you. great Artikel and Information !
Anonim mengatakan…
Great. Interesing Article and infrmtn. i lve your writing
Kandi’s Journal mengatakan…
Thank you very much, dear.
Unknown mengatakan…
masih di situ tha..
Unknown mengatakan…
masih di situ tha..
Unknown mengatakan…
Msih beroperasi bozzzz
Fadjri maung mengatakan…
Masa belum tutup
Wanda hamidah mengatakan…
ini kisah nyata saya . . . .

perkenalkan nama saya Wanda Hamidah, saya berasal dari kota Bandung saya bekerja sebagai seorang karyawan di salah satu perusaan Yogyakarta.dimana saya sudah hampir kurang lebih tiga tahun lamanya saya bekerja di perusaan itu.

Keinginan saya dan impian saya yang paling tinggi adalah ingin mempunyai usaha atau toko sendiri,namun jika hanya mengandalkan gaji yah mungkin butuh waktu yang sangat lama dimana belum biaya kontrakan dan utan yang menumpuk justru akan semakin sulit dan semakin lama impian itu tidak akan terwujud

saya coba" buka internet dan saya lihat postingan orang yg sukses di bantu oleh seorang kyai dari sana saya coba menghubungi beliau, awalnya saya sms terus saya di suruh telpon balik disitulah awal kesuksesan saya.jika anda ingin mendapat jalan yang mudah untuk SOLUSI MUDAH, CEPAT LUNASI UTANG ANDA, DAN MASALAH EKONOMI YG LAIN, TANPA PERLU RITUAL, PUASA DLL. lewat sebuah bantuan penarikan dana ghoib oleh seorang kyai pimpinan pondok pesantren shohibul Qur’an. dan akhirnya saya pun mencoba menghubungi beliyau dengan maksut yang sama untuk impian saya dan membayar hutang hutang saya.puji syukur kepada tuhan yang maha esa melalui bantuan beliau.kini sy buka usaha distro di bandung.
Sekali lagi Saya mau mengucapkan banyak terimah kasih kepada K.h. Muh.Rasheed atas bantuannya untuk mencapai impian saya sekarang ini. Untuk penjelsan lebis jelasnya silahkan >>>>>>>>KLIK SOLUSI TEPAT DISINI<<<<<<<<<
Anda tak perlu ragu atau tertipu dan dikejar hutang lagi, Kini saya berbagi pengalaman sudah saya rasakan dan buktikan. Semoga bermanfaat. Amin..