Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

Karhutla - Menghirup Masalah: Saat Udara Bersih Jadi Barang Mewah

Gambar
Pagi ini pemandangannya masih sama: langit kelabu, aroma sangit yang samar di udara, dan aplikasi pemantau kualitas udara yang lagi-lagi menyala. Indikatornya masih enggan berubah, masih sama merah pekat. Jujur, ada rasa sesak dan lelah tiap kali siklus tahunan ini berulang. Karhutla kembali terjadi, cuaca luar biasa terik dan susah ditebak, sementara kita di bawah sini dipaksa beradaptasi dengan kondisi yang makin tidak masuk akal. Rasanya miris, sesuatu yang paling mendasar untuk bertahan hidup—napas yang bersih—sekarang perlahan berubah jadi komoditas mewah. Yang bikin aku makin resah bukan cuma angka indeks polusi di layar ponsel, tapi efek dominonya yang langsung menghantam kehidupan sehari-hari: Dompet Rumah Tangga yang Dipaksa Menanggung Beban : Sadar atau tidak, kegagalan tata kelola lingkungan ini ujung-ujungnya dibebankan ke kantong pribadi kita. Tiba-tiba ada pos pengeluaran darurat yang membengkak: stok vitamin ekstra, obat batuk-pilek anak yang nggak kunjung t...

Pulang ke Rumah Kata: Menemukan Kembali Jejak yang Sempat Tertinggal

Gambar
Ada rasa yang aneh—campuran antara canggung, rindu, dan haru—saat kembali menatap halaman putih berkedip ini. Terakhir kali saya membagikan cerita di sini adalah tahun 2017. Sembilan tahun berlalu, angka di kalender bergulir begitu cepat, dan hidup membawa saya berjalan jauh melewati berbagai tikungan, tanjakan, serta fase-fase yang tak pernah saya bayangkan sebelumnya. Dulu, blog ini adalah rumah kecil tempat saya menumpahkan apa saja yang terlintas di kepala. Tempat saya bercerita tanpa beban. Namun seiring waktu, ritme kehidupan, tanggung jawab, dan kesibukan dunia nyata pelan-pelan menarik saya menjauh dari papan ketik ini. Blog ini sempat tertidur panjang. Meski begitu, ada satu hal yang tak pernah benar-benar padam: hasrat untuk merangkai kata. Menulis bukan sekadar hobi yang bisa begitu saja saya hapus dari daftar keseharian. Bagi saya, menulis adalah cara bernapas yang lain. Menulis adalah jangkar untuk merawat ingatan. Hidup ini fana dan bergerak teramat cepat; banyak momen be...