Biru, Masihkah kau Mencintaiku?
Untuk pertama kali, dalam sejarah
hidup saya. Saya menjalin hubungan yang dekat dengan seorang pria berusia
lumayan jauh di atas usia saya. Pertama-tama perkenalkan saya adalah seorang
karyawan di salah satu perusaaan otomotif yang cukup besar di Jawa Timur.
Perusaan tempat saya bekerja ini adalah anak cabang dari Yazaky pusat yang
berada di jepang. Bisa dibilang saya ini adalah seorang buruh pabrik rendahan ,
karena pendidikan terakhir saya hanyalah SMA. Semenjak lulus SMA saya langsung bekerja
di perusahaan ini. Nah, di perusahaan tempat saya bekerja ini terdapat semacam
extrakurikuler tari namanya tari yosakoi. Sebenarnya tidak hanya extrakurikuler
tari saja, namun juga ada extrakurikuler futsal, pendakian gunung, aerobic
,dsb. Kebetulan saya adalah wanita yang cukup aktif dalam kegiatan seni, maka
saya memilih extrakurikuler tari yosakoi. Meskipun extrakurikuler ini tidak
diwajibkan pada semua karyawan , tetapi saya sangat bersemangat sekali
mengikutinya.
Pada waktu itu tahun 2013,
pendaftaran tari yosakoi untuk member baru di mulai bulan februari. Saya pun
mengikuti dengan sangat antusias meskipun pada saat itu saya adalah karyawan
baru di perusahaan tempat saya bekerja. Minat karyawan lain pun juga membludak,
dibuktikan engan peserta yang juga ikut mengantri agar dapat mengikuti seleksi
. Kami para kontestan (ciee kontestan .. ) dibawa masuk pada sebuah Training
Room. Para official memberikan sedikit pengarahan sebelum memulai seleksi.
Seorang koreografer memberikan contoh gerakan yang akan di gunakan seleksi
berikut dengan music nya. Untuk pertama kali saya sangat asing mendengarkan
music bertema hentak-hentak ini. Para peserta lain sangat serius memperhatikan setiap
lenggak-lenggok dan gerakan yang diberikan oleh koreografer.
Seleksi dimulai. Semua wajah
peserta seleksi berubah menjadi merah padam, termasuk saya. Satu per satu peserta mulai maju menurut nomor dada yang
telah diberikan di awal audisi. Acara pun berlangsung sedikit tegang karena
seleksi ini adalah seleksi yang cukup sulit bagi para peserta. Nama saya di panggil dan keringat
dingin pun mengucur deras dibalik baju yang saya kenakan. Music diputar dan
saya berusaha menampilkan yang terbaik. Keluar
dari ruangan training saya merasa menggigil yang hebat. Rasa deg-degan, cemas,
takut, senang dan merinding menjadi satu. Sekarang tinggal menunggu hasil
pengumuman yang akan di umumkan minggu depan. Hah, rasanya saya sudah
benar-benar tidak sabar menunggu hasilnya.
Hari berganti hari, hampir setiap
pagi saya selalu datang untuk melihat madi di ruang HRD. Dan tepat pada hari
senin, pengumuman pun dipasang! Saya datang dengan tergesa-gesa berdesakan
dengan para karyawan lain yang juga sudah tidak sabar ingin melihat hasil
pengumuman siapa saja penari tahun ini yang lolos seleksi. Saya hampir tidak
percaya, dari ratusan peminat tari pada waktu seleksi kemarin ternyata hanya di
ambil tiga puluh penari saja. Saya mengamamati satu persatu dari daftar dan
hamper terbelalak tak percaya, karena pada urutan ke tujuh belas tertulis nama
yang sangat jelas ‘Kandi Swarisca’. Saya sangat senang dan berjingkrak
kegirangan.
Dan, dari sinilah nanti perjalanan
asmara ku di mulai. Dari sebuah perusahaan otomotif, dari sebuah tarian, dari
atasan pada bawahan yang kemudian merumit dan melibatkan banyak pihak yang tak
pernah aku kenal sebelumnya. Biru, masihkah kau mencintaiku?

Komentar