Ini Memang Terlalu Usang



Ini memang  terlalu usang
Cerita lama yang semakin mengiang
Bagian dari sepenggal nada yang tak pernah hilang
Dan pertanggung jawaban atas penantian


Pic from : google.com

Belukar yang mengakar menjalar kekar
Aku sadar,
Aku terlalu lama berdiri sendiri
Kokoh menagih seucap janji
Tanpa peduli perih tertusuk ribuan duri
Tanpa peduli luka sayat sebilah belati
Sejujurnya, diafragmaku sudah lelah untuk berlari
Mengejarmu yang tlah lupa diri
Hampir mati

Setiap bahagiamu dengannya
Setiap tawamu dengannya
Setiap kisahmu dengannya
Adalah luka yang teramat lara
Mengobrak-abrik seluruh indra
Adakah kau ingat selarik saja?
Tentang kelingking-kelingking kecil kita
Atau mungkin,
Jalan lurus tepat diujung sana?

Ini memang terlalu usang
Cerita lama yang makin mengiang
Masih bolehkah aku bertahan?
Selama belum menjadi ikatan atas nama Tuhan

Komentar

My Most Popular Posts

Guyangan, Gang Dolly Versi Nganjuk